Selasa, 11 Maret 2014

CERBUNG (Cerita Bersambung) " Yang Baru Di Ingatkan, Yang Lama Di Lupakan " Part II

“Tumben-tumbennya aku pagi-pagi ke sekolah, pasti kelas belum ada siapa-siapa” Pikirku sambil berjalan menuju kelas. Tapi , dugaan ku salah . Azizah, si anak baru itu sudah duduk dibangkunya paling belakang . Aku menyapanya dan mengajak dia untuk sholat Dhuha bersama . Dia mau aja ku ajak sholat , lalu kami berjalan menuju mesjid. Diperjalanan, aku mengajak dia ngobrol tentang pengalaman baru di sekolah ini . Tetapi, aku tidak menanyakan kenapa dia pindah kesekolah ini . padahal dia pindahan dari sekolah yang amat bagus. Mungkin dia pindah kesini mengikuti orang tuanya atau… ah sudahlah
“Oiya gimana dengan sekolah baru mu ini  ? apa kamu ga kangen sama teman-temanmu disekolah lama ? “ aku memulai perbincangan . “ Hm… ya aku merasa nyaman juga. Tentu saja aku kangen mereka . “  jawabnya sedikit canggung . “ Hey kita belum kenalan ,namaku Ella “ aku memperkenalkan diriku kepadanya . sambil aku tersenyum ramah dan mengulurkan tangan . Dia membalas uluran tanganku dan menjawab “ oh iya, hey Ella “ dia pun tersenyum kepadaku . Setelah sampai di mesjid ,aku bertemu dengan Elka, temen sekelas ku . Dia baru selesai sholat Dhuha . Aku masih punya wudhu dari rumah, jadi aku  langsung mengambil mukena dan mulai sholat . Sedangkan dia mengambil wudhu dulu . Setelah , aku sholat . aku menunggu dia diluar mesjid sambil memakaikan sepatuku. Azizah keluar dari mesjid lalu memakai sepatunya juga. Aku memulai perbincangan lagi “ Kamu pulang – pergi dari kotamu kesini ?” . “iya “ jawabnya. “ Walaah apa kamu ga cape? Kamu dianter sama siapa? “ aku sedikit tak percaya kalo dia memang pulang-pergi . padahal jarak dari kotanya, Garut ke Tasikmalaya itu lumayan jauh. “ Iya memang benar  , sama papa ku . “ “ jadi kamu suka bangun jam 4 ya ? wah kalo aku jadi kamu aku pasti kekurangan tidur , jujur saja , tadi aku bangun jam set 6 . itu juga masih ngantuk “ aku blak-blakan sama dia “ iya , emh  aku tadi bangun jam 5 ,jam 6 nya berangkat kesini . ya kalo pake kendaraan pribadi cuma setengah jam. “ . “tadinya aku ga akan sekolah “ tambahnya . “kenapa?” tanyaku. “karena aku disuruh jadi pagar ayu di pernikahan tetanggaku. Tapi mamaku bilang, kamu sekolah aja baru 3 hari sekolah di sini , masa mau izin . maluin. Gitu kata mamaku “  . “oh… kenapa  ga sama oranglain aja selain kamu ?” tanyaku lagi “ iya tapi tetangga ku itu lebih deketnya sama aku gitu “ . “oh…gitu… udah nih disepatunya kita kekelas yuk!” ajakku untuk kembali ke kelas . Ketika kami akan menuju kelas, aku bertemu dengan Dilla. Ku menemui Dilla , dan kusuruh Azizah ke kelas saja . “itu anak baru yang oranglain bicarakan ?” Tanya Dilla sambil berbisik kepadaku “ emang iya  kenapa? Aku tadi habis sholat dhuha “ jawabku . “oh ga apa-apa Cuma nanya doang  “ “sini deh aku mau ngobrol” tambahnya lagi . Lalu aku duduk di dekat tiang bersama Dilla . “ Eh, tau ga ini jaket siapa ? “ Dilla menunjukan jaket yang ia kenakan . Emang terlihat asing juga , dia tak pernah pake jaket ini . “ eh iya keliatan asing juga ? kamu minjem apa ngambil dari orang “ tanyaku sambil menarik-narik lengan jaket itu . “Hey! Jangan sembangan ini punya seseorang . aku saling pinjam meminjam dengan dia  Hahaha  “ Dilla tertawa sambil mencium jaket itu . aku mengerungkan dahi  “ Dia ? Do you have new person? “ . “ Ya, Kakak kelas kita dulu sewaktu SMP . kamu ingat Kak. Adit ? itu yang ganteng “ kata Dilla sambil mengeluarkan handphone “ dia bukan pacar aku dan aku Cuma suka aja sih, nih yang ini niih “ Dilla menunjukan foto kak.Adit. Aku sih lupa-lupa ingat kakak kelas waktu SMP dulu . “Emm… siapa ya ? ga tau hehehe” “ ini kak Adit lucu ya wajahnya , senyumnya apalagi” Dilla semakin memuji kak adit itu “emh iya sih lucu , manis . Ganteng itu relative” . “ tapi ini ganteng banget kayak artis korea” Yah begitulah dia suka disama-samain dengan artis korea . Artis Korea yang dia favoritkan itu yesung . Biasalah kalo udah demam korea ,suka bangga-banggain idolanya .. Oyoyoi
bersambung.......... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar