Selasa, 11 Maret 2014

CERBUNG (Cerita Bersambung) " Yang Baru Di Ingatkan, Yang Lama Di Lupakan " Part I

Pagi yang cerah ,kuhirup udara segar di halaman sekolahku yang hijau. Pohon – pohon yang rindang seakan-akan mereka tersenyum kepadaku dan mengucapkan “selamat pagi”.   Aku telah sampai disekolah dan tak pernah terlambat datang . Bisa – bisa namaku dituliskan di buku hitam karena aku terlambat datang. Walaupun dari rumahku pukul 06.30,dengan menggendarai sepeda motor hanya memerlukan waktu 20 menit. Karena jarak sekolahku dari rumah lumayan dekat.
Seperti biasanya , kelasku masih dalam keadaan kosong. Mereka selalu datang  10 menit sebelum bel masuk . Mungkin mereka pikir, rumah-rumah mereka dekat atau ada yang “nongkrong” dulu di tempat-tempat tertentu. Lalu, aku mengambil pulpen dari tasku dan menuliskan jadwal pelajaran hari ini di buku agenda . Aku bukan seorang sekretaris , aku wakil  pengabsen . Maka, aku menulis agenda. Sedangkan pengabsen 1 hanya menulis daftar hadir . Saat ku sedang menulis, hadirlah satu persatu teman yang datang ke kelas. Dugaan ku benar 10 menit sebelum bel masuk mereka telah berdatangan, walau tak sedikit mereka yang dating 5 menit sebelum bel masuk . Nekat sekali mereka, aku tak berani  5 menit sebelum bel masuk kesekolah . Karena, bapak dan ibu guru serta BK telah “stay” di depan gerbang. Apalagi  selalu ada mobil yang keluar masuk ,sehingga itu menyebakan kemacetan di sekitar gerbang sekolah . Alhasil mereka yang mengendarai motor harus mundur beberapa langkah ,apalagi pejalan kaki harus mengalah juga . yaah begitulah
“ Ada Ella ? hey El, sini aku ada perlu !” teriak seseorang didekat pintu kelasku ,dia adalah Dila Sahabatku. “ iya sebentar “. Lalu, kusimpan pulpen kedalam tas,dan langsung menemui sahabatku dihalaman sekolah.
“ Ada apa ? , kamu kangen ya? Lama kita ga ketemu  “ kataku ambil mencolek bahu Dila . “ Hih ke ge-eran “ jawab Dilla sambil mencubitku . “Hahaha iya deh  aku kangen cerita sama kamu “ . “ Tuh kan munafik banget kamu Hahaha , iya aku juga . mau cerita apa ? “ . “ banyaak  banget yang ingin aku bicarakan sama kamu , mungkin waktunya ga akan cukup kalo sekarang “. “jadi bagaimana , intinya saja deh ? “ kataku  kepo  . “ intinya sih   aku ketemu sama kak Sam. Hehhe “ jawabnya sambil cengengesan . “huh dasar “ aku mencubit tangan Dilla . “Ih kamu sakit “ rengek Dilla . “Haha aku kangen cubit kamu “ jawabku sambil lari ke kelas karena bel masuk telah berbunyi .
Setelah tiba dikelas, sahabatku Wulan datang menghampiriku dengan wajah yang ceria sepertinya dia sedang gembira  “ Ellaaaa tauu gaaa ? “ kata Wulan setengah berteriak , padahal bangku Wulan dengan bangku ku tak jauh . Bangkunya ada didepan ku . “ Apaan sih ? lagi gembira ya ? “ tanyaku.  “ Emang hehehe , hari ini aku mau nge-date  sama  Fauzan . padahal kemarin , aku sempet berantem gara-gara salah paham, terus tadi pagi baikan lagi ,terus dia ngajak aku pulang bareng ,terus ngajak nge-date , terus… “ cerocos Wulan yang dari tadi bilang terus-terusan . “ terus apa ? dari tadi kamu bilangnya terus aja . “  aku memotong pembicaraan Wulan “ Iya makanya kamu jangan motong pembicaraan , terus.. oiya terus.. hari ini hujan ga ya  ?” Wulan sepertinya memikirkan apakah hari ini hujan atau tidak . Dia terlihat sangat serius tak seperti biasanya yang selalu pikirannya lurus selurus jalan tol . “kalo hujan so sweet kan ? “ iya sih tapi nanti baju aku basah besok aku pake baju apa coba ? “ . “ya resiko ,namanya juga hujan , kan air hahaha “ goda ku . “Ah kamu ya ! huuu “ Lagi – lagi kebiasaan dia itu mencubit pipi orang termasuk aku . “Aww .. iya iya . Eh.. eh ada guru tuh “ bisik ku kepada Wulan . Semua member salam kepada guru jam pelajaran pertama yaitu Matematika  .
Sebenernya, aku dari SMP kurang suka matematika . Entah kenapa, dan apa asal penyebabnya mungkin itu membuat aku pusing . padahal matematika itu simple , hanya butuh memahaminya saja . Walaupun ,aku kurang menyukai pelajaran tersebut , tapi aku menghargai setiap guru itu menerangkan. Nah, ketika diberi soal , inilah kadang aku kesulitan mengisi . Terutama, pada tengah tengah soal . Nomer awal bisa , kesana nya kadang sulit . Begitulah ..
Ketika sedang mengisi soal, tiba-tiba datang stap TU ke kelasku . Beliau tidak sendirian , ada anak seumuranku mengekorinya. Ternyata, dia adalah anak baru dari kota seberang. Namanya Azizah. Keliatannya sih biasa-biasa aja. Lalu dia duduk dibangku paling belakang , bersama The Dzohits .  Mereka adalah penghuni bangku belakang yang selalu narsis dan eksis ,serta  ratu cermin. Namun, dibalik itu semua kecerdasan mereka bisa dibilang lumayan , yah walaupun suka copy-paste  mereka selalu menghargai guru. Murid baru itu ditemani oleh The Dzohits  , diajari rumus matematika . Seolah –olah mereka adalah guru . Aku sendiri tertarik juga untuk bisa dekat dengannya . Namun, tak ada waktu . Kelihatannya dia sedang berbagi pengalaman dengan The Dzohits .   
bersambung...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar